Introduction

Dalam membuat sebuah jaringan, kita sering kali menghadapi situasi dimana kita harus menggunakan lebih dari satu protokol routing. Hal ini terjadi karena beberapa alasan:

  • Penggabungan Jaringan: Dua ruangan menggunakan protokol routing yang berbeda (misal, satu menggunakan OSPF dan lainnya menggunakan RIPv2).
  • Keterbatasan Perangkat: Pernagkat lama hanya mendukung RIPv2, sementara perangkat baru menggunakan OSPF yang lebih modern.

Masalah Utama

Secara default, protokol routing yang berbeda tidak dapat saling bertukar informasi, misal RIPv2 tidak bisa membaca informasi dari OSPF dan sebaliknya.

Contoh gambar

Route Redistribution

Teknik untuk mengambil sebuah informasi dari suatu protokol routing lalu menerjemahkan ke protokol routing yang berbeda.

Contoh Implementasi

Contoh Implementasi Route Redistribution

Gas Praktek

Untuk mempraktekan Route Redistribution, silakan download template pada link ini: Template Cisco Packet Tracer

Subnetting Table

Perangkat Klien

Nama PerangkatAlamat IPSubnet MaskRouter
PC192.168.1.2255.255.255.0Router A
Laptop192.168.1.3255.255.255.0Router A
PC192.168.2.2255.255.255.0Router B
Laptop192.168.2.3255.255.255.0Router B

Perangkat Router

Nama PerangkatPORTAlamat IPSubnet Mask
Router A (OSPF)Serial2/010.10.10.1255.255.255.252
Router B (Boundary)Serial2/010.10.10.2255.255.255.252
Router B (Boundary)Serial3/010.10.10.5255.255.255.252
Router C (RIPv2)Serial2/010.10.10.6255.255.255.252

Konfigurasi Routing dan Route Redistribution

Router A

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 10.10.10.0 0.0.0.3 area 1
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 1
Router(config-router)#exit

Router C

Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#no auto-summary
Router(config-router)#network 10.10.10.4
Router(config-router)#network 192.168.2.0
Router(config-router)#exit

Router B

# Konfigurasi Routing RIPv2
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#no auto-summary
Router(config-router)#network 10.10.10.4
Router(config-router)#exit

# Konfigurasi Routing OSPF
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 10.10.10.0 0.0.0.3 area 1
Router(config-router)#exit

#Konfigurasi Redistribute Routing Protocol (RIPv2 ke OSPF)
Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#redistribute ospf 1 metric 1
Router(config-router)#exit

# Konfigurasi Redistribute Routing Protocol (OSPF ke RIPv2)
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#redistribute rip subnets
Router(config-router)#exit

Penjelasan Konfigurasi

CommandPenjelasan
redistribute ospf 1 metric 1Menerjemahkan informasi dari OSPF dengan process-id 1, lalu konversi nilai metrik OSPF menjadi metrik RIP (Hop Count). Angka 1 berarti semua rute yang diimpor dari OSPF akan dianggap berjarak 1 (Hop).
redistribute rip subnetsMenerjemahkan informasi dari protokol RIP, lalu memerintah OSPF untuk mendistribusikan rute-rute yang udah di-subnets (classless/VLSM).

Pengecekan Hasil

Untuk mengecek hasil apakah konfigurasi sudah berjalan dengan baik, kita dapat mencoba mengirimkan pesan dari PC dari Router A ke Router C atau sebaliknya. Atau, kita juga dapat mengeceknya dengan menggunakan Command Prompt, dengan cara menulis prompt berikut di Command Prompt PC.

ping 192.168.2.2 # untuk mengecek dari klien router A ke klien router B
ping 192.168.1.2 # untuk mengecek dari klien router B ke klien router A